Posted by trimbiel |  at 06:17
hidup itu bukanlah roda yang hanya berputar kadang diatas atau dibawah
hidup itu adalah liku-liku jalan dunia
kehidupan itu adalah perjalanan menyusuri liku-liku jalan itu hingga sampai di ujung batas liku-liku itu
karena kehidupan bukanlah perputaran roda yang hanya diam dalam satu titik dunia tapi kehidupan adalah perjalanan dimana ditiap liku itu kita temui terjalnya jalan hidup
Posted by trimbiel |  at 06:13
tak kuasa sebenarnya aku melihat indah itu
nadiku mati seketika kekuatan hatiku tenggelam
aku hilang dalam bayangan waktuku
aku sirna dalam sinar duniamu
jika memang dunia mau berputar kembali
ku mau kembali mengulang untuk melihat indah itu
Posted by trimbiel |  at 06:14
kutemui sesosok hati yang kuanggap telah mengungkap kembali lemahnya jiwaku dalam perang dunia ini
aku bangga dengan kemunafikanku yang mampu menyimpan wajah hati itu dalam dan rapat di sukmaku
ku ingin kembali ke naungan sang dunia untuk membuka kemunafikanku di hadapannya dan aku ingin bersaksi aku akan pergi dan tak kembali lagi menjemput hati yang telah ku bohongi dengan wajah-wajah gilaku ini
Posted by trimbiel |  at 06:14
hikmah dari sebuah tindakan adalah hasil
hasil buah pikiran jiwa tertumpahkan dalam perenungan hati di sunyi kejiwaan kini berbuah dengan keharuman buih-buih sunyi nan sepi
hasil ini menjadi wewangian dalam duri-duri hati yang mati
Posted by trimbiel |  at 06:08
gila adalah aku
aku adalah sakit
sakit adalah jiwaku
jiwaku adalah mati
Posted by trimbiel |  at 06:05
bintang terindah yang selalu indah di langit hitam terus bersinar tanpa takut gelap di sekelilingnya
bintang terindah tetap indah dengan hadirnya bulan yang setia hadir disetiap malam-malam gelap
terbayangkan akan datangnya hari dimana sinar itu hilang dan tak ada lagi bintang ataupun bulan di kegelepan
dan saat itu pasti bintang kegelapan menjadi surga di altarnya dengan menggenggam cahaya kegelapan di naungannya
Posted by trimbiel |  at 00:34
kekasih itu bukan bentuk ikatan raga dalam tubuh manusia tapi kekasih itu adalah bentuk kecocokan jiwa yang datang karena adanya ikatan batin di antara keduanya
CINTA ADALAH BENTUK PANAH JIWA YANG TAK MAMPU TERTAHAN OLEH TEMBOK HATI MANUSIA KARENA CINTA ADALAH BENTUK KETAJAMAN PANAH YANG TAK SATUPUN JIWA MAMPU MENANGKIS KEDATANGANNYA
Posted by trimbiel |  at 00:21
dulu aku adalah secarik kertas putih yang belum tersentuh tinta sedikitpun kini secarik kertas itu telah berubah menjadi secarik kertas lusuh dengan berjuta torehan tinta hitam di atasnya
secarik kertas itu telah menjadi kotor dengan tinta-tinta
secarik kertas itu telah lusuh dengan segala kotoran di atasnya
adakah tinta yang akan menciptakan kenbali secarik kertas itu menjadi putih dan suci kembali ?
setan pun tertawa mendengar pertanyaanku dan dia bilang :
"tinta telah tertera dan telah bertahta untuk selamanya hingga kertas itu hancur ditelan bumi
tinta-tinta itu akan tetap ada dan tak akan pernah bisa lenyap dengan cara apapun
tinta itu akan terus bertambah hingga kertas itu tak mampu lagi menahan coretan tinta hitam dan hingga secarik kertas itu hancur tak terpuing sedikitpun"
Posted by trimbiel |  at 00:10
aku telah pergi menyusuri lautan-lautan dalam dan dangkal
aku telah mengitari bumi tujuh kali meski aku harus berevolusi terhadap bumi 1000 kali
aku telah menapaki samudra-samudra jiwa yang ku anggap samudra terluas dalam dunia ini
mungkinkah aku gagal menapaki hidup ini ataukah aku telah kalah bertarung dengan badai kehidupanku
aku memang seonggok lemah yang tak berkekuatan dewa
aku pun sadar aku hanyalah secarik kertas lusuh dengan beribu coretan hitam diatasnya
aku ingin aku hidup layaknya malaikat yang hanya menyerahkan jiwa raganya kepada Tuhan yang menciptanya
mungkin ku telah terlalu sombong dalam menyikapi kehidupan hingga aku menjadi lemah dan tak mampu berdiri dalam duri-duri kehidupan ini
Posted by trimbiel |  at 22:45
kehidupan tercipta dengan beragam pilihan yang sengaja diberikan Tuhan kepada umatnya
kenapa Tuhan musti menciptakan dua pilihan yang tak tentu jawabnya dan pilihan yang keduanya tetap saja berujung pada suatu kesalahan yang tak akan pernah bisa terelakkan
Ya ataukah Tidak ?
dua pilihan kehendak yang tak pernah kita tau maksud dari dua pilihan tersebut
dua pilihan yang sebenarnya berujung pada kehancuran
dengarkan kawanku jeritan jiwa meratapi kehidupan yang tak kunjung datang pada kebahagiaan
meski kehidupan adalah perjalanan jiwa tapi apakah jiwa musti harus selalu dalam naungan kebingungan antara Ya ataukah Tidak
Posted by trimbiel |  at 23:20
hidup memang menjadi jalan kebenaran menuju surga Tuhan
bukan berarti Tuhan menciptakan hidup untuk sekedar menjadi perjalanan
hidup adalah mukjizat yang menjadikan manusia bernyawa
nikmati hidup ini dengan karunia dan resapilah hidup ini dengan Tuhan
Tuhan memberikan kita nyawa agar kita selalu hidup dalam tangan-tangan cintanya
Posted by trimbiel |  at 23:18
hidup menjadi berat kala cobaan datang
tapi kala cobaan itu tiada hidup menjadi ringan tak berinti dan tak berarti
jadikanlah cobaan hidup menjandi pemacu adrenalin kehidupanmu yang membawamu menuju surga Tuhan yang abadi
Posted by trimbiel |  at 08:43
Perenungan dari kisah-kisah terakhir sang khalayak imam yang terbuai impian mimpi
bukan bumi yang tak mau terpijaki atau tak mau tertapaki tetapi lebih tertuju karena hati sang jiwa-jiwa pemimpi yang menghantui mereka
kisah mereka terdasarkan dalam sebuah elegi keduniaan jiwa mereka tersangkut dalam ranting-ranting malam yang terurai dalam naungan kejiwaan
jiwa-jiwa mereka tertunduk dan terpasung dalam detik-detik nafas terhantui kematian suri
jiwa mereka terasa bungkam dengan mimpi mereka yang tabu dan syahdu mereka terpaku akan keajaiban misteri illahi
mereka merasa sesak dengan kenyataan mereka hingga deru kalbu mereka tak mampu melaju dalam harumnya biru kehidupan
Posted by trimbiel |  at 08:41
aku telah tiba dalam peraduan jiwa yang dulu pernah ada di alam dunia
aku juga telah siap berpacu dalam peraduan dunia
dunia ini terkadang mati dengan tangan-tangan besi yang mengukir jembatan mati mereka dengan lidah-lidah api bumi
jadilah sang penakluk mimpi dan buatlah dunia ini berseri layaknya mentari pagi yang sinarnya menerpa embun-embun di dedaunan hijau nan berkilau
ungkapkanlah mimpi dunia dihadapan sang layak dan tebarilah bumi ini dengan angin surga dan pijakilah bumi ini dengan tapakan sang senja
Posted by trimbiel |  at 03:05
menjadi dendam dalam marah dan bencimu
sepahit derita dalam senyawa sengsara
sekuat iri dalam dengki hati
sekeras batu selayaknya pikiran
dalam kepala dan detak nadi otakmu
jadikanlah aku bukti perasaanmu
selayaknya benci, murka, marah, dan kesal
serta caci maki dengki dalam hati dan aliran darahmu
agar aku selalu dalam peraduan hidup dan matimu
Posted by trimbiel |  at 03:04
hidup yang pernah dulu aku banggakan dan aku harapkan akan menjadi pintu untuk aku memetik indahnya dunia kini menjadi duri yang tak akan pernah hilang meski waktu akan memusnahkan nyawa dan ragaku
jika aku boleh meminta aku ingin mati sekarang karena aku tak akan mampu menahan perihnya rasa jiwaku karena tertusuk duri ini
aku juga tak akan meminta untuk dilahirkan kembali karena aku tak mau mengulang rasa perih ini
mungkin apa yang dikatakan sang guru itu salah bahwa besok akan lebih baik dari hari ini
nyatanya tak selamanya masa depan itu akan lebih baik dari hari ini karena masa depan itu adalah masa lalu yang kita perbaiki untuk menjadi masa yang baru
akan tetapi jika engkau percaya bahwa masa depan itu akan lebih baik dari masa lalu maka lupakanlah masa lalu dan mulailah masa baru dan majulah kedepan dan jangan pernah menoleh lagi ke belakang
karena sekali saja kamu menoleh ke belakang maka langkahmu akan terhenti dan kau pun akan kembali untuk menjemput masa lalumu lagi
Posted by trimbiel |  at 03:03
mimpi adalah pertanda akan adanya hari esokmungkin mimpi itu membuat kita terhenyak dan tertegun serta tertunduk lesu karna kita tak mampu menolak datangnya mimpi itubukan karna kita telah ditakdirkan untuk bermimpi tapi lebih karena pikiran kita yang selalu menuju ke arah tibanya sang mimpiotak dan hati kita adalah dua energi yang tak akan pernah terpisah keduanya saling mencari di mana sebenrnya letak kebenaran itu tumbuhjangan pernah takut untuk memulai mimpi buruk meski mimpi buruk itu menyakitkan dan meski mimpi buruk itu menyeramkan sekalipunkita tak akan selamanya hidup dalam dunia mimpi
suatu saat kita akan terbangun dari mimpi kita meskipun entah kapan itu akan terjadi
tunjukan bahwa kita adalah manusia penafsir dan pengendali mimpi bukan mimpi yang mengendalikan kita dari dunia maya tapi kitalah yang harus membuat mimpi iytu menjadi sebuah kisah nyata dalam dunia kita
Posted by trimbiel |  at 03:01
mungkin bumi tak akan mengijinkan bulan untuk terbang karena bumi tak akan pernah mau ditinggal sang bulan
jika seandainya aku adalah bumi aku pun akan melakukan hal yang sama dengan bumi
aku tak akan mau mengijinkan kamu pergi meskipun hanya dalam waktu sedetikpun aku tak akan mau
(itulah kata-kata yang terlontar dari mulut sang bijak di kala derita nestapa datang menghampiri sang bijak di dalam peraduannya)
hargailah orang yang selalu ada untuk datang menemani dan selalu tersenyum padamu
sejelek-jelek seorang buruk rupa ia tak akan pernah sungkan untuk tersenyum pada orang lain meski sebenarnya senyum itu sulit untuk terurai dari wajah buruknya
Posted by trimbiel |  at 02:56
ketika bumi itu ada bulan dan bintang pun tiba untuk menyinari kesepian malam tapi meskipun demikian mengapa harus ada terik mentari yang harus membakar kulit sang bumi
jika memang aku pantas menjadi seorang bumi maka pantaslah terik mentari itu datang untuk membakar kulitku tapi jika aku pantas untuk menjadi bumi maka kamulah sang bulan ataupun bintang itu karena kamulah yang selalu ada dan setia datang menemani hari-hariku menemani malam sepiku yang kelam dan mencekam dan meski matahari datang menyengat kulitku kamu tetap ada disampingku menemaniku terpanggang sang matahari
Posted by trimbiel |  at 03:11
dunia telah menunjukkan taring-taring buasnya dan telah menerkam jiwa-jiwa manusia yang lemah tak terarah
aku telah pasrah dan lemah terluntai di tanah aku lemah
aku lelah
aku pasrah
aku MUAK
dunia tak ada untuk jiwaku dunia tak datang untuk nafasku dunia ANJING untukku
manusia manusiawi hanyalah ANJING menggonggong karena kekurangan tulang belulang
Posted by trimbiel |  at 08:14
kalah memang pahit dan sakit
orang tak pernah memandang dan merasakan pahitnya dan sakitnya hati ketika kalah terbumbui cemooh dan cela kebodohan dan kekalutan
hati seakan patah dan hancur selayaknya kehilangan puing-puing cinta dalam jiwa ketika kata-kata "kau belajarlah dahulu dan kemudian kembalilah untuk menghujatku"
kebenaran memang terkandung dalam kekuatan kalimat kejam tersebut tetapi apakah kita pantas untuk menghujat kembali bila ternyata kita memang telah lemah dan kalah dengan ludah menerpa muka kita
bukan ajakan menuju kalah ataupun permintaan keputus asaan yang sang jiwa harapkan
tapi perang adalah jawabannya
kita harus perang dengan hati kita yg lemah, payah dan mudah kalah
kita musti hancurkan bui pembelenggu kemenangan dan bungkam mulut-mulut kekalahan dan kelemahan yang terus membelenggu kalbu
kemenangan sejati adalah kemenangan hati terhadap iri, dengki, dan pencaci atau pemaki
kemenangan juga adalah terbebaskannya jiwa dari terkaman hati biadab dan terkutuk
berbanggalah jiwa dan hati yang telah lepas dan bebas dari keterpurukan peradaban yang membui jiwa-jiwa dan hati-hati sang insani bumi
Posted by trimbiel |  at 08:12
tatkala sinar mentari datang kabut lenyap dari permukaan
bukan tak mampu berdiri bukan pula hilang posisi diri
saat itu sinar tiba ia persilahkan kabut dengan jiwa tertekan jantung terguncang dan mata meleleh untuk geser menuju alih permukaan datar
kata-kata itu bukanlah bual dan omongan biasa tapi lebih ke ungkapan keterusiran jiwa karena hati
jiwa kita seakan hilang ditelan gelombang tatkala hujan kebencian hati dengan lebatnya mengguyur dermaga harmoni jiwa di dalam nyawa
kebencian, dengki, iri, nafsu, birahi, munafik, dan syirik seakan menjadi bumbu-bumbu keduniawian setiap jiwa-jiwa lemah dan kalah
jiwa-jiwa pemberontak jiwa-jiwa pembangkit peradaban dunia yang bertahtakan permata jiwa dan berlandaskan hati suci sang jiwa sejati
Posted by trimbiel |  at 01:06
berangkatlah dalam langkah peraduan jiwamu
bungkam semua teriakan-teriakan kengerian sunyi
hancurkan lenyapkan musnahkan
leburkan
denyut-denyut iblis dalam jiwamu
pejamkan matamu dan rasakan kehangatan ragaku dalam ragamu
buang semua penat jiwamu membaurlah kedalam sejuknya helaan nafas-nafas bengisku
hanyutkan jiwamu kedalam lautan kasihku berenanglah bersamaku menuju samudra cintaku
0 comments: